Minggu, 27 November 2022

Jangan menuntut istri untuk kurus. Bersyukurlah jika istri Anda bertambah gemuk sebab itu tanda senang dan bahagia mempunyai suami seperti anda

Pesanibu.info – Banyak hal yang bisa membuat pernikahan berjalan langgeng, seperti kejujuran, saling percaya dan saling menghormati. Namun, satu hal lagi karakteristik pemilik rumah tangga bahagia yang sering luput dari perhatian. Yakni naiknya berat badan suami dan istri setelah menikah.

Penelitian ilmiah tentang naiknya berat badan jika memiliki rumah tangga bahagia

Beberapa  studi telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki pernikahan yang bahagia, cenderung mengalami kenaikan berat badan, baik pada suami maupun istri. Bahkan pola yang serupa ditemukan pada lebih dari satu pasangan.

Dalam sebuah  penelitian,  ilmuwan melihat rekam jejak 169 pasangan yang baru menikah, selama 4 tahun mereka diukur masing-masing berat badannya, serta diukur kebahagiaan umum dan seberapa puas mereka dengan rumah tangga yang dijalani.

Dan pasangan yang melaporkan bahwa mereka punya rumah tangga bahagia, dinyatakan mengalami kenaikan berat badan dalam rentang waktu studi tersebut dijalankan. Dan mereka yang tidak mengalami kenaikan berat badan, cenderung berpisah atau bercerai.

Sedangkan penelitian yang dilakukan di University of Queensland, Australia mengungkapkan bukti lain. Mereka meneliti 15 ribu orang selama 10 tahun. Para ilmuwan menemukan, bahwa rata-rata mereka yang menjalin hubungan cinta cenderung mengalami kenaikan berat badan 6,5 kg dibandingkan mereka yang lajang. Dan mereka yang punya pasangan cenderung naik berat badannya 2 kg per tahun.

Jangan ngeluh istri tidak seksi lagi seperti saat menikah dulu… Suami yang ngeluh punya istri gemuk tak bisa menyadari 6 kelebihan ini dari istrinya…

Sebagai seorang suami pasti lah ingin memiliki istri yang cantik, langsing dan indah bentuknya. Tapi, tidak selamanya istri bisa selalu cantik, langsing dan seksi.

Setelah melahirkan biasanya ada sebagian wanita yang mengalami kenaikan berat badan yang sangat banyak. Ini bisa membuat tubuhnya menjadi gemuk dan tidak seksi sehingga terlihat jelek.

Suami sering mengatai istrinya saat istrinya sudah gemuk dan jelek. Padahal, suami harus tahu bahwa istri makan banyak, dan sering makan itu karena bayinya telah mengisap makanan didalam perutnya lewat ASI sehingga ibu terus merasa lapar lagi, lagi dan lagi.

Para suami sebaiknya pahami istrimu, perutnya buncit bukan karena kemauannya. Ingatlah dia sudah rela hamil selama 9 bulan dan otomatis kehamilan itu membuat perutnya melebar, sehingga mudah buncit setelah melahirkan.

Istri mu ingin langsing tapi terkadang anak-anakmu tak menghabiskan makanannya sehingga istrimulah yang harus menghabiskannya.

Ia ingin langsing tapi ia tak sempat meluangkan waktunya untuk berolahraga karena harus bekerja di rumah, menjaga anak serta melayani mu.

Istri gemuk itu tidak berarti tidak menarik lho. Sebaiknya suami harus bersyukur kalau istrinya memiliki badan yang gemuk. Bukan tanpa sebab. Istri yang bertambah gemuk dari ke hari mampu menjadikan rumah tangga semakin berwarna dan bahagia.

Berikut ini beberapa alasan kenapa para suami harus bersukur memiliki istri yang berbadan subur :

Check Also

4 Fakta Gita Savitri, Sepakat dengan Suami untuk Childfree Alias Tidak Punya Anak

YouTuber Gita Savitri kini tengah disorot setelah mengaku melakukan childfree alias enggan memiliki anak. Berikut deretan fakta Gita …