Sabtu, 3 Desember 2022

8 Cara Diet untuk Anak Obesitas (Aman dan Efektif)

Maksud hati ingin membahagiakan sang buah hati dengan menuruti apa maunya, termasuk ketika ia ingin makan makanan cepat saji atau penganan yang mengandung bahan pengawet, justru Anda menjerumuskannya ke dalam jurang obesitas. Jika sudah begitu, maka penting baginya untuk menjalani diet untuk anak agar terhindar dari penyakit seperti diabetes dan hipertensi. Bagaimana caranya?

Cara Diet untuk Anak yang Benar dan Efektif

Diet untuk anak tentunya berbeda dengan diet untuk orang dewasa. Usia anak-anak yang notabene merupakan masa-masa pertumbuhan memerlukan banyak asupan nutrisi. Menerapkan pola diet untuk dewasa pada anak dikhawatirkan malah justru akan menghambat tumbuh kembang anak.

Alih-alih diet ketat, Dr. Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK, ahli gizi dari FKUI mengatakan bahwa anak yang mengalami obesitas bisa (atau bahkan harus) tetap makan sebanyak 3 kali dalam sehari, pun diselingi dengan konsumsi camilan. Dengan catatan, jumlah kalori yang masuk jangan sampai berlebihan, tetapi sesuai dengan kebutuhan kalori ideal dari si anak tersebut.

Lantas, bagaimana cara diet untuk anak obesitas yang benar dan efektif? Lebih jelasnya simak informasi berikut ini.

1. Diet Seimbang

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak ada kewajban bagi anak untuk menerapkan diet ketat layaknya orang dewasa. Program diet untuk anak hendaknya tidak mengesampingkan asupan nutrisi penting lainnya, bahkan lemak dan karbohidrat sekalipun.

Ini karena zat-zat tersebut berperan penting dalam membantu tumbuh kembang anak. Anda pun dibuat bingung ketika harus menentukan metode diet untuk anak sekolah yang seperti apa harus diterapkan pada sang buah hati yang mengalami obesitas, benar begitu?

Tak usah bingung. Anda bisa memberi anak pilihan makanan (diet) seperti:

  • Susu
  • Sayur-sayuran
  • Buah-buahan
  • Daging merah (rendah lemak)
  • Ikan tuna
  • Kacang-kacangan
  • Nasi merah
  • Sereal gandum

Pastikan anak Anda tercukupi kebutuhan nutrisi vitamin dan mineralnya melalui makanan-makanan tersebut. Ini penting agar pertumbuhan tidak terhambat dan tubuh tetap berenergi. Usahakan asupan antar makanan seimbang dan jangan sampai melebihi jumlah kalori harian yang disarankan.

Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter gizi guna mengetahui pola diet seimbang yang tepat bagi si kecil.

2. Kurangi Makan Makanan Manis dan Tinggi Lemak

Gula dan lemak punya peran penting dalam memperlancar tumbuh kembang anak Anda. Gula adalah sumber energi bagi tubuh, sedangkan lemak berfungsi untuk membentuk massa tubuh.

Namun, perhatikan asupan kedua zat tersebut pada anak Anda agar jangan sampai berlebihan yang mana hal tersebut memicu anak mengalami obesitas, pun lebih berisiko terserang penyakit seperti diabetes dan darah tinggi (hipertensi).

Bukan berarti anak Anda tidak boleh sama sekali mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak tinggi, hanya dikurangi saja intensitas konsumsinya, misalnya 1-2 kali dalam seminggu.

3. Makan Secara teratur

Cara diet untuk anak yang selanjutnya harus dilakukan adalah, pastikan kalau si anak memiliki jadwal makan yang teratur, pun menu makanan yang dikonsumsi.

Antara sarapan, makan siang, dan makan malam, semuanya harus dilakukan sesuai jadwal dan konsisten. Misalnya makan

Roti dan sereal gandum dapat dijadikan menu sarapan. Kandungan karbohidrat kompleks dan serat yang tinggi pada kedua makanan tersebut memberikan efek kenyang yang lebih lama, sehingga anak tidak cepat lapar.

Kemudian, bawakan anak Anda bekal makanan dari rumah untuk menu makan siangnya nanti di sekolah. Ini untuk menghindari anak membeli jajanan di luar yang belum tentu sehat dan bisa menggagalkan program diet untuk anak yang tengah dijalaninya.

Saat makan malam, berilah menu makanan yang kaya akan protein seperti telur, dengan diiringi oleh buah-buahan dan susu rendah lemak.

Check Also

4 Fakta Gita Savitri, Sepakat dengan Suami untuk Childfree Alias Tidak Punya Anak

YouTuber Gita Savitri kini tengah disorot setelah mengaku melakukan childfree alias enggan memiliki anak. Berikut deretan fakta Gita …